BIRKENSTOCK, merek alas kaki asal Jerman yang telah dikenal luas dengan desain berbasis prinsip ortopedik, resmi meluncurkan koleksi terbaru bertajuk ANIMAL PACK pada 2 Juli 2026. Melalui koleksi ini, BIRKENSTOCK menghidupkan kembali arsip desainnya dengan sentuhan animal print seperti macan tutul, ular, dan buaya, yang diaplikasikan pada empat siluet legendaris: BOSTON, ARIZONA, MADRID, dan GIZEH. Peluncuran ini menegaskan komitmen BIRKENSTOCK untuk terus menghadirkan inovasi produk tanpa meninggalkan fondasi footbed cork-latex ortopedik yang menjadi ciri khasnya sejak awal.

Daya tarik animal print memang tak pernah pudar. Pola alami kulit macan tutul, ular, dan buaya telah lama menjadi bagian penting dari dunia mode dan budaya populer, menginspirasi berbagai gaya mulai dari streetwear hingga high fashion dalam berbagai variasi desain, material, tekstur, dan warna. Lewat ANIMAL PACK, BIRKENSTOCK ingin merayakan daya pikat motif-motif ini yang sesungguhnya sudah berakar sejak zaman kuno, sekaligus menghormati kekayaan arsip desainnya sendiri.

Sejalan dengan filosofi inovasi produknya, BIRKENSTOCK kembali menyoroti siluet-siluet paling ikonik dalam sejarahnya, koleksi BOSTON, ARIZONA, MADRID, dan GIZEH yang seluruhnya dibangun di atas footbed cork-latex terinspirasi ortopedik yang melegenda. Sandal dan clog ikonik ini, yang awalnya dirancang oleh Karl Birkenstock dengan garis desain bergaya brutalism yang bersih dan tegas, kini tampil dengan sentuhan baru pada tekstur dan detail, tanpa mengorbankan fungsi dan kenyamanan yang menjadi jati diri BIRKENSTOCK. Di seluruh kategori produknya, BIRKENSTOCK tetap konsisten pada satu tujuan: menghadirkan pengalaman berjalan senatural mungkin, seolah menapak di atas pasir, lumut, atau rerumputan.

Empat Siluet , Empat Konsep Desain Yang Menginspirasi

Animal Pack dihidupkan melalui beragam ide kreatif yang membawa estetika bertema fauna ke level yang lebih kontemporer, dengan tetap mengutamakan craftsmanship, kualitas, dan nilai timeless. Salah satu highlight koleksi ini adalah ARIZONA berbahan hair-on leather dengan motif macan tutul yang tampil hidup dan autentik layaknya lukisan, di percantik dengan buckle emas dan half-exquisite footbed.

Desain kedua mengangkat kulit natural yang di-emboss dengan efek buaya halus dan finishing glossy dalam gradasi warna coklat pekat, dihadirkan pada ARIZONA dan GIZEH. Nuansa safari kemudian berlanjut lewat motif ular dan macan tutul yang lebih subtil namun yang berkarakter, diaplikasikan pada suede signature BIRKENSTOCK dalam pilihan warna Oyster, Pepper, dan Sandcastle untuk siluet BOSTON dan ARIZONA.

Melengkapi koleksi ini, hadir pula versi motif python matte dan macan tutul foil print yang lebih understated pada material Birkoflor®, tersedia untuk siluet MADRID, GIZEH, dan ARIZONA, dengan pilihan buckle klasik maupun Big Buckle yang lebih ekspresif. Koleksi ini menyasar konsumen fashion-forward yang senang mengekspresikan gaya personal secara autentik dan percaya diri, baik dipadukan secara individual maupun sebagai statement piece.

Menghadirkan Arsip ke Masa Kini

BIRKENSTOCK terus menghidupkan kembali model-model legendaris yang telah membentuk identitas mereknya sejak awal, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu merek alas kaki global terkemuka dengan latar belakang ortopedik. Prinsip “Celebrate the Archive” tetap menjadi pegangan utama BIRKENSTOCK, dan ANIMAL PACK menjadi representasi nyata dari komitmen tersebut. Koleksi ini turut memperkaya portofolio BIRKENSTOCK yang kini mencakup lebih dari 700 siluet, seluruhnya mengusung satu misi yang sama: memungkinkan siapapun di dunia untuk berjalan sesuai dengan cara alami tubuh manusia bergerak.

Kampanye : Natural Interaction

Kampanye ANIMAL PACK menghidupkan siluet-siluet ikonik BIRKENSTOCK dalam versi beranimal print melalui storytelling yang hidup dan spontan, menangkap momen-momen keseharian di perkotaan serta interaksi sosial yang penuh rasa percaya diri dan ekspresi diri yang mengalir apa adanya. Gerakan yang intuitif, gaya kontemporer, dan warisan desain BIRKENSTOCK berpadu secara natural, menciptakan narasi visual yang playful namun tetap autentik serta relevan bagi audiens mode yang senantiasa mencari inspirasi baru.