<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#Godrej &#8211; Info dan Produk</title>
	<atom:link href="http://infodanproduk.saranaindo.com/tag/godrej/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://infodanproduk.saranaindo.com</link>
	<description>Informasi mengenai Produk dan Review</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Sep 2025 07:23:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>
	<item>
		<title>Godrej Ajak 20.000 Siswa SD Jadi “Pahlawan” Pencegah DBD di Hari Kemerdekaan dan Hari Nyamuk Sedunia</title>
		<link>http://infodanproduk.saranaindo.com/2025/09/03/godrej-ajak-20-000-siswa-sd-jadi-pahlawan-pencegah-dbd-di-hari-kemerdekaan-dan-hari-nyamuk-sedunia/</link>
					<comments>http://infodanproduk.saranaindo.com/2025/09/03/godrej-ajak-20-000-siswa-sd-jadi-pahlawan-pencegah-dbd-di-hari-kemerdekaan-dan-hari-nyamuk-sedunia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Novita Maria]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Sep 2025 07:23:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[populer]]></category>
		<category><![CDATA[Produk]]></category>
		<category><![CDATA[#Godrej]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infodanproduk.saranaindo.com/?p=18646</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, infodanproduk &#8211;  Dalam semangat memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Nyamuk Sedunia, Godrej]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Jakarta, infodanproduk &#8211;  Dalam semangat memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Nyamuk Sedunia, Godrej Consumer Products Indonesia (GCPI) melalui brand HIT kembali melanjutkan gerakan “Merdeka dari DBD”, sebuah kampanye edukasi interaktif yang membekali siswa Sekolah Dasar dengan pengetahuan dan kebiasaan hidup bersih untuk mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Urgensi kampanye ini semakin tinggi, seiring dengan melonjaknya kasus DBD di Indonesia. Hingga pertengahan 2025, tercatat lebih dari 67.000 kasus di seluruh Indonesia. Jawa Barat menjadi provinsi dengan kasus terbanyak, yaitu lebih dari 10.000 kasus. Jumlah ini mengingatkan bahwa ancaman DBD belum reda, dan pencegahan perlu dilakukan sejak dini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejalan dengan visi keberlanjutan Good &amp; Green, GCPI berkomitmen menghapus penyakit yang ditularkan melalui vektor. Di India, program EMBED telah berhasil melawan malaria; sementara di Indonesia, inisiatif ini fokus memberantas DBD.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kasus demam berdarah di Indonesia masih sangat tinggi. Yang memprihatinkan, angka kematian banyak terjadi pada anak usia 5–14 tahun. Pencegahan DBD harus dimulai dari kesadaran masyarakat, terutama anak-anak,” ujar dr. Ina Agustina Isturini, M.K.M, Direktur Penyakit Menular, Kemenkes RI</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui tokoh Super HITO, pahlawan pembasmi nyamuk, para siswa diajak belajar siklus hidup nyamuk, mengenali habitat berkembangbiaknya, dan mempraktikkan langkah pencegahan DBD seperti 3M Plus dan menjaga kebersihan rumah serta lingkungan.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1170" height="730" src="https://infodanproduk.saranaindo.com/wp-content/uploads/2025/09/1000131099-1170x730.jpg" alt="" class="wp-image-18648" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Hari ini, kegiatan edukasi diikuti oleh 500 siswa dan 25 relawan, dengan target ambisius untuk menjangkau 50.000 siswa SD di seluruh Indonesia pada tahun 2027. Hingga kini, lebih dari 20.000 siswa telah mendapatkan edukasi ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami sangat mengapresiasi inisiatif GCPI yang mengajarkan pencegahan DBD secara interaktif. Dengan melibatkan siswa SD, kita mencetak generasi yang peduli kesehatan lingkungan dan mampu menularkan kebiasaan hidup bersih ke keluarga serta masyarakat,” kata Riswan Desri, Plt. Kepala Seksi SD Sudin Pendidikan Wilayah 1 Kota Adm. Jakarta Timur</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tak hanya pencegahan, edukasi juga menekankan pentingnya deteksi dini yang tepat waktu. Banyak orang tua ingin cepat memeriksa lab saat anak demam, namun dalam kasus DBD, waktu pengecekan menjadi sangat krusial.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Di DBD, tanda bahaya justru muncul saat masuk fase kritis, sekitar 72 jam setelah demam mulai. Kalau lab dilakukan terlalu dini, hasilnya bisa kelihatan aman padahal bahayanya belum muncul. Kalau dicek terlalu cepat, risikonya adalah rasa aman palsu. Kemarin lab ‘bagus’, hari ini anak drop, tapi orang tua tenang karena percaya hasil kemarin. Maka, ingat 72 jam itu bukan 3 hari. Dan dalam DBD, timing bisa menyelamatkan nyawa” jelas dr. Miza Afrizal, p.A, Bmedsci.Mkes</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan ini terselenggara berkat dukungan dari Kementerian Kesehatan RI (P2P), Dinas Pendidikan DKI Jakarta, dan Puskesmas setempat. Beberapa siswa yang telah mengikuti program ini ditunjuk sebagai Sahabat Super HITO, agen perubahan di lingkungannya, menyebarkan ilmu pencegahan DBD kepada teman-teman dan keluarga di rumah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Momentum Hari Kemerdekaan mengingatkan kita bahwa perjuangan tidak hanya di medan perang, tetapi juga melawan ancaman kesehatan. Dengan edukasi yang tepat, kita membekali generasi muda untuk menjadi pahlawan di lingkungannya, melindungi diri, keluarga, dan bangsa dari DBD,” tutup Wahyu Radita, Corporate Communication &amp; Sustainability Head, GCPI.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>http://infodanproduk.saranaindo.com/2025/09/03/godrej-ajak-20-000-siswa-sd-jadi-pahlawan-pencegah-dbd-di-hari-kemerdekaan-dan-hari-nyamuk-sedunia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Godrej Perkuat Komitmen Daur Ulang Sampah Kaleng Aerosol secara Berkelanjutan</title>
		<link>http://infodanproduk.saranaindo.com/2025/08/21/godrej-perkuat-komitmen-daur-ulang-sampah-kaleng-aerosol-secara-berkelanjutan/</link>
					<comments>http://infodanproduk.saranaindo.com/2025/08/21/godrej-perkuat-komitmen-daur-ulang-sampah-kaleng-aerosol-secara-berkelanjutan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Novita Maria]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Aug 2025 15:39:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[#Godrej]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infodanproduk.saranaindo.com/?p=18462</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, 21 Agustus 2025 &#8211; Indonesia menghasilkan lebih dari 36 juta ton sampah setiap tahun.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Jakarta, 21 Agustus 2025 &#8211; Indonesia menghasilkan lebih dari 36 juta ton sampah setiap tahun. Selain itu, berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), Indonesia menghasilkan 34,27 juta ton sampah pada 2024 dengan sebagian diantaranya berupa limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), salah satunya adalah kemasan kaleng bekas bahan kimia. Limbah jenis ini memerlukan penanganan khusus karena berpotensi mencemari tanah, air, dan membahayakan kesehatan jika tidak dikelola dengan benar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai bagian dari implementasi Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 75 Tahun 2019 tentang Peta Jalan Pengurangan Sampah oleh Produsen, <strong>Godrej Consumer Products Indonesia (GCPI)</strong> memperkuat komitmen dalam pengelolaan sampah kemasan secara sistematis dan berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Atas konsistensi tersebut, pada tahun 2024 GCPI mendapat pengakuan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sebagai salah satu dari 20 perusahaan yang menunjukkan aksi nyata dalam pelaksanaan peta jalan. GCPI tidak hanya menyusun rencana, tetapi juga secara aktif melaksanakan berbagai inisiatif, melaporkan progres melalui sistem e-reporting, serta mengeksplorasi peluang inovasi pengelolaan sampah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Bagi kami, peta jalan bukan hanya dokumen kepatuhan. Ini adalah kompas strategis dalam mengelola lingkungan, dengan target yang terukur, pelaporan yang transparan, dan terintegrasi dalam setiap langkah bisnis,” ujar <strong>Dewi Nuraini, Regulatory Head GCPI.</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai produsen berbagai merek ternama seperti HIT dan Stella, GCPI menempatkan pengelolaan limbah kemasan kaleng B3 sebagai prioritas utama. Mengingat sifatnya yang berbahaya, limbah ini hanya boleh ditangani oleh pihak berizin. Untuk memastikan proses berjalan sesuai standar, GCPI menggandeng mitra strategis dari perusahaan pengolah dan pemanfaat limbah B3 yang memiliki izin resmi. Melalui kemitraan ini, limbah logam B3 dikelola secara bertanggung jawab dan diolah kembali menjadi logam siap pakai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemitraan ini melahirkan sistem <strong>closed-loop recycling </strong>bagi kemasan kaleng B3 pasca konsumsi, sebuah langkah konkret yang memperkuat ekosistem daur ulang nasional serta mendorong tanggung jawab menyeluruh dari hulu ke hilir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Tanggung jawab produsen tidak berhenti di tangan konsumen. Melalui inisiatif closed-loop ini, kami memastikan limbah pasca konsumsi ditangani secara aman, sesuai regulasi, dan memberi dampak nyata bagi lingkungan,” ungkap <strong>Wahyu Radita, Corporate Communication &amp; Sustainability Head GCPI.</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Inisiatif ini turut diperkuat oleh sistem pemilahan limbah B3 yang dijalankan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, pionir dalam memilah limbah B3 dari masyarakat. GCPI berkomitmen memastikan bahwa limbah yang telah dipilah, termasuk dari berbagai produsen, dikirim ke fasilitas pengolahan yang tepat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hingga pertengahan 2025, GCPI telah mencatatkan pencapaian 50% dari target pengurangan sampah tahun 2029. Bukti bahwa kolaborasi lintas sektor dapat menghadirkan perubahan nyata. Semua ini sejalan dengan komitmen jangka panjang GCPI dalam inisiatif <strong>Godrej Good &amp; Green</strong>, yang menempatkan tanggung jawab sosial dan lingkungan sebagai pilar utama dalam strategi bisnis perusahaan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>http://infodanproduk.saranaindo.com/2025/08/21/godrej-perkuat-komitmen-daur-ulang-sampah-kaleng-aerosol-secara-berkelanjutan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
