<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#YayasanJantungIndonesia &#8211; Info dan Produk</title>
	<atom:link href="http://infodanproduk.saranaindo.com/tag/yayasanjantungindonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://infodanproduk.saranaindo.com</link>
	<description>Informasi mengenai Produk dan Review</description>
	<lastBuildDate>Mon, 28 Sep 2026 06:12:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>
	<item>
		<title>YJI dan PERKI Luncurkan Kampanye Nasional Hari Jantung Sedunia 2026 : &#8220;DON&#8217;T MISS A BEAT&#8221;</title>
		<link>http://infodanproduk.saranaindo.com/2026/09/28/yji-dan-perki-luncurkan-kampanye-nasional-hari-jantung-sedunia-2026-dont-miss-a-beat/</link>
					<comments>http://infodanproduk.saranaindo.com/2026/09/28/yji-dan-perki-luncurkan-kampanye-nasional-hari-jantung-sedunia-2026-dont-miss-a-beat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Novita Maria]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Sep 2026 06:12:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[populer]]></category>
		<category><![CDATA[#PERKI]]></category>
		<category><![CDATA[#YayasanJantungIndonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infodanproduk.saranaindo.com/?p=21132</guid>

					<description><![CDATA[24 September 2026 – Yayasan Jantung Indonesia (YJI) bersama Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) secara]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>24 September 2026 – Yayasan Jantung Indonesia (YJI)</strong> bersama <strong>Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) </strong>secara resmi meluncurkan kampanye nasional Hari Jantung Sedunia 2026 dengan tema <strong>&#8220;Don&#8217;t Miss A Beat&#8221;</strong> — sebuah ajakan untuk lebih peka terhadap tubuh, peduli pada kesehatan jantung, dan berani mengambil langkah nyata menuju hidup lebih sehat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peluncuran ini menjadi penanda dimulainya rangkaian kampanye nasional menyambut puncak peringatan Hari Jantung Sedunia yang jatuh setiap 29 September.</p>



<h5 class="wp-block-heading">SKRINING PJR: DETEKSI DINI UNTUK ANAK BANGSA</h5>



<p class="wp-block-paragraph">Pada tahun ini, YJI menempatkan&nbsp;<strong>program skrining Penyakit Jantung Rematik (PJR)</strong>&nbsp;sebagai salah satu kegiatan utama dari seluruh rangkaian peringatan. Skrining PJR merupakan wujud nyata komitmen YJI dalam mendeteksi dini penyakit jantung rematik — khususnya pada anak dan remaja — yang masih menjadi masalah kesehatan signifikan di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia,&nbsp;<strong>Annisa Pohan Yudhoyono,</strong>&nbsp;menyampaikan bahwa program skrining PJR telah&nbsp;dan akan&nbsp;berjalan di&nbsp;<strong>4 lokasi strategis</strong>: Malang, Tulang Bawang (Lampung), Bekasi, dan Minahasa Utara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Skrining PJR adalah bentuk deteksi dini dan intervensi tepat sasaran. Kami ingin memastikan tidak ada anak Indonesia yang kehilangan masa depannya karena penyakit jantung yang seharusnya bisa dicegah,&#8221; ujar Annisa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Annisa&nbsp;juga menegaskan bahwa kesehatan jantung adalah tanggung jawab bersama. &#8220;Kami mengajak pemerintah, swasta, akademisi, dan seluruh masyarakat untuk bersinergi menciptakan ekosistem sehat. Kampanye ini tidak boleh hanya seremonial — ia harus menjadi gerakan berkelanjutan yang mengubah gaya hidup masyarakat Indonesia,&#8221; tambahnya.</p>



<h5 class="wp-block-heading">FASHION NATION 20TH EDITION: KETIKA FESYEN BERSATU UNTUK JANTUNG</h5>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai bagian dari ekosistem gerakan yang lebih luas, rangkaian peringatan ini didukung oleh berbagai kegiatan yang memperkuat pesan kampanye dengan pendekatan yang lebih&nbsp;dekat dengan keseharian&nbsp;jugapartisipatif.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Fashion Nation&nbsp;</strong><strong>20th</strong><strong>&nbsp;Edition</strong>&nbsp;akan digelar pada&nbsp;<strong>25 September 2026</strong>&nbsp;di Senayan City — sebuah&nbsp;charity fashion show&nbsp;yang menampilkan desainer ternama seperti&nbsp;<strong>Amot Syamsurimuda</strong>,&nbsp;<strong>R</strong><strong>inda Salmun, dan&nbsp;</strong><strong>Glashka&nbsp;</strong>dengan para dokter spesialis jantung&nbsp;dan beberapa figur publik&nbsp;sebagai&nbsp;muse. Sebagian hasil penjualan akan didonasikan untuk anak-anak dengan penyakit jantung bawaan dari keluarga pra-sejahtera.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua Bidang Komunikasi YJI,&nbsp;<strong>Bapak Iwet Ramadhan</strong>, menjelaskan bahwa kampanye ini menggunakan pendekatan&nbsp;<strong>3E: Educate, Engage, Activate</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;<strong>Educate&nbsp;</strong>— informasi kesehatan yang kredibel dan mudah dicerna.&nbsp;<strong>Engage</strong>&nbsp;—&nbsp;mellibatkan publik figur, komunitas, dan media.&nbsp;<strong>Activate</strong>&nbsp;— dorong aksi nyata seperti olahraga dan pola hidup sehat,&#8221; jelas Iwet.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia juga mengajak media untuk menjadi mitra dalam menyebarkan pesan-pesan kesehatan jantung secara masif dan kreatif. &#8220;Komunikasi yang baik adalah kunci perubahan perilaku,&#8221; tutupnya.</p>



<h5 class="wp-block-heading">WORLD HEART DAY RUN 2026: PUNCAK GERAKAN HIDUP SEHAT</h5>



<h6 class="wp-block-heading">Puncak Hari Jantung Sedunia 2026 digelar melalui World Heart Day Run 2026 pada 27 September 2026 di Gelora Bung Karno, Jakarta. Acara meliputi 5K Fun Run, Senam Jantung Sehat, dan pengumuman pemenang Body Transformation Competition—tantangan 3 bulan hidup sehat sejak Juni 2026.</h6>



<h6 class="wp-block-heading">Body Transformation Competition (BTC) menilai perbaikan komposisi tubuh dan parameter kesehatan seperti IMT, lingkar perut, tekanan darah, profil lipid, dan gula darah melalui olahraga teratur, gizi seimbang, serta pemantauan berkala.</h6>



<h6 class="wp-block-heading">Rangkaian acara juga mengusung campaign Atrial Fibrillation (AF) untuk deteksi dini fibrilasi atrium, termasuk MENARI (Meraba Nadi Sendiri): memeriksa denyut nadi sendiri dan segera ke fasilitas kesehatan bila irama tidak teratur disertai berdebar, lemas, atau sesak. Ada pula Basic Life Support (BLS)/Bantuan Hidup Dasar: mengenali henti jantung, menghubungi gawat darurat, melakukan RJP/CPR, dan menggunakan AED.</h6>



<h6 class="wp-block-heading">Ketua Panitia, dr. Rizky Aulia Fanani, Sp.JP, Subsp. Ar. (K), menyebut momen ini sebagai titik awal gaya hidup sehat. &#8220;Aktivitas fisik terukur dan skrining rutin adalah kunci pencegahan penyakit kardiovaskular,&#8221; ujarnya. Ia mengajak masyarakat mengikuti seluruh rangkaian acara.</h6>



<h5 class="wp-block-heading">KOLABORASI LINTAS SEKTOR: OMRON HEALTHCARE INDONESIA</h5>



<p class="wp-block-paragraph">Kampanye ini juga mendapat dukungan dari mitra strategis lintas sektor. OMRON Healthcare Indonesia, yang diwakili oleh Direktur Tomoaki Watanabe, menegaskan komitmennya untuk mendukung gerakan ini sejalan dengan visi global “Going for Zero”, yaitu mendorong upaya pencegahan untuk menekan risiko komplikasi stroke dan serangan jantung melalui deteksi dini serta pemantauan kesehatan secara berkala.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Sejalan dengan visi ‘Going for Zero’, OMRON percaya bahwa pencegahan penyakit kardiovaskular perlu dimulai dari kesadaran dan langkah nyata yang dapat dilakukan setiap hari. Karena itu, kami tidak hanya menghadirkan perangkat kesehatan, tetapi juga membangun ekosistem yang dapat mendukung masyarakat dalam memantau dan menjaga kesehatan jantung secara berkelanjutan,” ujar Tomoaki Watanabe.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemantauan kesehatan secara rutin menjadi semakin penting seiring dengan tingginya perhatian terhadap faktor risiko kardiovaskular, termasuk hipertensi dan gangguan irama jantung seperti Atrial Fibrillation (AFib). Untuk mendukung kebutuhan tersebut, OMRON terus mengembangkan solusi yang memungkinkan masyarakat melakukan pemantauan kesehatan secara mandiri di rumah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Melalui semangat ‘Keep On, Life On’, kami ingin membantu masyarakat menjadikan pemantauan kesehatan sebagai bagian dari keseharian. OMRON menghadirkan berbagai solusi, mulai dari tensimeter dengan teknologi IntelliSense AFib® hingga perangkat Home EKG (elektrokardiogram) yang dapat membantu pengguna memantau tekanan darah dan irama jantung serta mengenali kemungkinan AFib,” ujar Fanny Himawan, Marketing Manager OMRON Healthcare Indonesia.</p>



<h5 class="wp-block-heading">PERKI: KREDIBILITAS MEDIS UNTUK GERAKAN NASIONAL</h5>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Ketua Pengurus Pusat PERKI,&nbsp;dr. Ade Meidian Ambari, SpJP(K), PhD, menyampaikan apresiasi kepada YJI atas kolaborasi strategis dalam kampanye Hari Jantung Sedunia 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Jantung Sehat Dimulai dari Mencegah dan Deteksi Dini.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penyakit kardiovaskular masih menjadi salah satu tantangan kesehatan terbesar di Indonesia. Namun, banyak faktor risikonya sebenarnya dapat dicegah dan dikendalikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, pada momentum Hari Jantung Sedunia 2026 ini, kami mengajak seluruh Masyarakat Indonesia untuk memulai pola hidup sehat, aktivitas fisik teratur, mengendalikan tekanan darah, kolesterol, gula darah, berhenti merokok, menjaga berat badan, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Jangan menunggu sakit untuk mulai peduli terhadap kesehatan jantung. Keren itu mencegah dan mendeteksi penyakit sejak dini”, tutupnya.<strong></strong></p>



<h5 class="wp-block-heading">ICON YJI: MENJADI AGEN PERUBAHAN</h5>



<p class="wp-block-paragraph">Kampanye ini juga diperkuat oleh&nbsp;<strong>Icon Yayasan Jantung Indonesia</strong>&nbsp;—&nbsp;<strong>Ayu Dewi</strong>. Mereka berbagi pengalaman pribadi dan motivasi terkait pentingnya menjaga kesehatan jantung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jangan abaikan tanda-tanda kecil dari tubuh&nbsp;ya. Mulai dari langkah kecil: periksa tekanan darah, rutin olahraga, kurangi gula dan garam,&#8221; pesannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ayu&nbsp;juga mengajak masyarakat untuk hadir dan berpartisipasi dalam&nbsp;<strong>Fashion Nation&nbsp;</strong><strong>20th</strong><strong>&nbsp;Edition</strong>&nbsp;(25 September) dan&nbsp;<strong>World Heart Day Run 2026</strong>&nbsp;(27 September), serta mendukung donasi untuk anak-anak dengan penyakit jantung bawaan dari keluarga pra-sejahtera.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Yuk&nbsp;menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing, karena setiap detak jantung berharga,&#8221; tutupnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>http://infodanproduk.saranaindo.com/2026/09/28/yji-dan-perki-luncurkan-kampanye-nasional-hari-jantung-sedunia-2026-dont-miss-a-beat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Yayasan Jantung Indonesia Luncurkan Program Nasional Deteksi Dini Penyakit Jantung Rematik pada Anak</title>
		<link>http://infodanproduk.saranaindo.com/2026/06/05/yayasan-jantung-indonesia-luncurkan-program-nasional-deteksi-dini-penyakit-jantung-rematik-pada-anak/</link>
					<comments>http://infodanproduk.saranaindo.com/2026/06/05/yayasan-jantung-indonesia-luncurkan-program-nasional-deteksi-dini-penyakit-jantung-rematik-pada-anak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Novita Maria]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jun 2026 11:01:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[populer]]></category>
		<category><![CDATA[#YayasanJantungIndonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infodanproduk.saranaindo.com/?p=20468</guid>

					<description><![CDATA[infodanproduk, 2 Juni 2026 – Yayasan Jantung Indonesia (YJI) resmi meluncurkan program nasional skrining Penyakit Jantung]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">infodanproduk, <strong>2 Juni 2026 – </strong>Yayasan Jantung Indonesia (YJI) resmi meluncurkan program nasional skrining Penyakit Jantung Rematik (PJR) pada anak-anak usia sekolah dasar. Peluncuran program ini ditandai dengan kegiatan <em>kick-off</em> yang berlangsung di <strong>Kota Batu</strong> dan <strong>Kabupaten Malang</strong> pada 29–30 Mei 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Ancaman Tersembunyi bagi Generasi Muda</strong><strong></strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Penyakit Jantung Rematik (PJR)</strong>&nbsp;merupakan komplikasi serius dari infeksi streptokokus yang tidak diobati, menyebabkan kerusakan permanen pada katup jantung. Data mengkhawatirkan menunjukkan:</p>



<p class="wp-block-paragraph">l&nbsp;60% kasus radang tenggorokan berulang berpotensi berkembang menjadi PJR.</p>



<p class="wp-block-paragraph">l&nbsp;Lebih dari 50% kasus tidak bergejala hingga stadium lanjut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">l&nbsp;Risiko kematian dini 2–3 kali lebih tinggi pada penderita PJR berat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">l&nbsp;Kelompok usia 5–15 tahun paling rentan, terutama di daerah dengan akses kesehatan terbatas.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Ketua Bidang Medis &nbsp;sekaligus Project Director Rheumatic Heart Disease Screening Yayasan Jantung Indonesia, dr. Ario Soeryo Kuntjoro, Sp.JP(K)</strong>&nbsp;menyatakan bahwa &#8220;Data hasil skrining akan kami analisis secara komprehensif dan publikasikan dalam jurnal ilmiah mengenai tren penyakit jantung anak di Indonesia yang akan menjadi rujukan penting dalam konferensi jantung internasional. Temuan ini akan menjadi dasar ilmiah untuk rekomendasi kebijakan skrining jantung wajib di sekolah-sekolah Indonesia.&#8221;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu,<strong>&nbsp;Ketua Bidang Komunikasi sekaligus Project Leader Rheumatic Heart Disease Screening Yayasan Jantung Indonesia&nbsp;</strong>&nbsp;menyatakan bahwa &#8220;Program ini merupakan titik balik dalam upaya nasional melawan&nbsp;<em>silent killer&nbsp;</em>yang mengancam generasi penerus bangsa. Dengan deteksi dini yang terbukti mampu mengurangi beban penyakit hingga 80%, kami berkomitmen menjangkau anak-anak paling rentan di daerah yang paling membutuhkan. Ini bukan hanya tentang pemeriksaan kesehatan, tapi tentang menyelamatkan masa depan Indonesia.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk memastikan keberhasilan program ini, YJI juga menggandeng&nbsp;<strong>Perkumpulan Ahli Teknisi Kardiovaskuler (PATKI)</strong>&nbsp;sebagai mitra teknis.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Tujuan Utama Program:</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">l&nbsp;Deteksi dini kasus penyakit jantung rematik pada anak-anak usia sekolah dasar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">l&nbsp;Pelatihan tenaga kesehatan lokal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">l&nbsp;Penyusunan basis data nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">l&nbsp;Advokasi kebijakan skrining wajib di sekolah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">l&nbsp;Aksi kolektif yang digunakan untuk tindakan intervensi medis.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Tujuan Strategis Program:</strong><strong></strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">l&nbsp;Membangun sistem deteksi dini penyakit jantung rematik nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">l&nbsp;Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pencegahan penyakit jantung rematik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">l&nbsp;Menciptakan model penanganan terpadu penyakit jantung rematik anak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">l&nbsp;Mendukung penyusunan kebijakan kesehatan berbasis bukti.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Dampak Jangka Panjang:</strong><strong></strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">l&nbsp;Penurunan signifikan angka kematian dini akibat penyakit jantung rematik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">l&nbsp;Penghematan biaya kesehatan jangka panjang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">l&nbsp;Peningkatan kualitas hidup anak Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">l&nbsp;Model percontohan untuk negara berkembang lain.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Kegiatan Skrining Perdana di Malang</strong><strong></strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan skrining perdana dilaksanakan di wilayah Malang dengan target anak kelas 5 dan 6 SD sebanyak&nbsp;608&nbsp;anak dengan detil sebagai berikut:</p>



<p class="wp-block-paragraph">l&nbsp;Tanggal 29 Mei 2026 skrining &nbsp;dilaksanakan di Kota Batu sebanyak 260 siswa/i.</p>



<p class="wp-block-paragraph">l&nbsp;Tanggal 30 Mei 2026 skrining dilaksanakan di Kabupaten Malang sebanyak 348 siswa/i.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program nasional ini didukung oleh alat ultrasound portabel&nbsp;<strong>Lumify&nbsp;</strong>dari&nbsp;<strong>Philips Foundation</strong>&nbsp;melalui kemitraan strategis dengan&nbsp;<strong>World Heart Federation (WHF)</strong>. Skrining akan menjangkau sekitar 8.000 anak usia Sekolah Dasar di empat kota prioritas, yaitu: Malang, Bekasi, Tulang Bawang (Lampung), dan Minahasa Utara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setiap kegiatan skrining juga menghadirkan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah untuk memberikan edukasi kepada para guru, orang tua, dan wali murid. Materi yang disampaikan meliputi Penyakit Jantung Rematik (PJR) dan Penyakit Jantung Bawaan (PJB). Tujuannya adalah agar orang dewasa di sekitar anak dapat mengenali gejala awal, memahami pentingnya pencegahan, serta segera mengambil tindakan medis jika dibutuhkan. Sebab, peran aktif guru dan orang tua sangat krusial dalam mendeteksi keluhan anak sejak dini dan mendampingi mereka menjalani pengobatan secara berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Mari bersama kita jadikan momentum ini sebagai awal perubahan nyata. Setiap detak jantung anak Indonesia adalah tanggung jawab kita semua. Dengan deteksi dini, kita bisa selamatkan ribuan nyawa dan masa depan bangsa”, tutup Iwet.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>http://infodanproduk.saranaindo.com/2026/06/05/yayasan-jantung-indonesia-luncurkan-program-nasional-deteksi-dini-penyakit-jantung-rematik-pada-anak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
