Jakarta, 28 Oktober 1928 – 2021,- Memperingati Hari Soempah Pemoeda, Firman Toekan pada 28 Oktober 2021 kemarin menggelar pencerahan bisnis bagi penggiat UMKM muda berbasis digital, #CardlezOneStopService yang bertempat di kantornya di bilangan Harmoni, Jakarta Pusat. Tanpa kenal lelah canggung, Firman yang pada saat ini mengemban amanat sebagai Ketua Koperasi Bamus Betawi secara pribadi bertatap muka langsung memberikan 14 sesi pencerahan kepada 28 anak muda penggiat UMKM Mitra Koperasi Bamus Betawi.

Mengingat, semua pihak untuk tetap selalu wajib menjaga kewaspadaan terhadap paparan virus Covid-19 maka, setiap sesi hanya dapat diikuti oleh 2 orang peserta. Walhasil, 14 sesi yang terjadwal di mulai pukul 10.00 WIB, baru berakhir menjelang pukul 21.00 WIB.

“Perjuangan kita membangun dan mengisi Indonesia tidaklah seberat pendahulu kita, para pendiri republik. Saat ini, apa saja sudah tersedia. Mau ini ada, mau itu ada, semuanya ada. Tinggal yang dibutuhkan adalah kreasi, etos kerja, inovasi, kejujuran, saling dukung dan yang paling penting adalah iklash dalam segala perbuatan termasuk, demi anak-anak bangsa kita harus siap selalu beramar ma’ruf nahi munkar,” papar Firman ketika ditanyakan resep bagaimana caranya bisa selalu terlihat bersemangat meski, beliau terjun langsung memberikan pencerahan pada jadwal sesi yang begitu ketat.

Koperasi Bamus Betawi tengah bergulat mentransformasi diri menjadi bagian dari usaha ekonomi berbasis digital melalui aplikasi Cardlez. Sosialisasi terhadap anggota dan mitra kerja koperasi terus dilakukan, sehingga pada waktunya nanti semua sudah terintegrasi ke dalam satu sistem transaksi keuangan CardLez Koperasi Bamus Betawi.

“Syukur Alhamdulillah, saat ini Anggota baru bisa langsung bergabung hanya dengan mendowload aplikasi Cardlez dan mengikuti fitur petunjuk penggunaan yang ada di dalamnya. Adapun untuk mengisi nama perusahaan setiap anggota dan mitra cukup mengetik kata babe. Selanjutnya seperti biasa ada daftar lain yang perlu diisi untuk memiliki virtual account anggota. Hanya dibutuhkan waktu tidak lebih dari 10 menit, anggota dan mitra sudah memiliki akun keuangan digital yang terintegrasi dengan sistem perbankan nasional,” tutup Firman.

••••||••••