Jakarta, 1 Juni 2026 – Memperingati World Milk Day (Hari Susu Sedunia) sekaligus Hari Susu Nusantara, Frisian Flag Indonesia mengajak masyarakat menjadikan minum susu sebagai bagian dari kebiasaan sehat sehari-hari untuk mendukung kesehatan fisik dan mental keluarga Indonesia di setiap tahap kehidupan.

Diperingati setiap tanggal 1 Juni, World Milk Day secara global menjadi pengingat pentingnya susu sebagai salah satu sumber nutrisi yang berperan dalam mendukung kualitas hidup masyarakat, yang juga dirayakan bersamaan dengan Hari Susu Nusantara. Bagi Frisian Flag Indonesia, momentum ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam mewujudkan semangat Nourishing Indonesia melalui kolaborasi dari hulu hingga hilir.

Marketing Director Frisian Flag Indonesia (FFI), Intan Ayu Kartika, mengatakan bahwa membangun generasi Indonesia yang lebih sehat perlu dimulai dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten setiap hari, termasuk menerapkan pola makan gizi seimbang, minum susu dan gerak aktif.

World Milk Day menjadi selalu menjadi momentum penting bagi kami untuk kembali mengajak keluarga Indonesia untuk bangun generasi yang lebih sehat, penuh semangat dimulai dari kebiasaan sederhana yang dilakukan setiap hari, termasuk minum susu.

Kami akan senantiasa memberikan edukasi akan kandungan dan manfaat susu untuk setiap tahap kehidupan mulai dari Omega 3 dan 6 serta DHA untuk dukung pertumbuhan otak di masa anak- anak, kemudian Vitamin D dan Kalsium untuk tubuh kuat dan aktif serta menjaga daya tahan tubuh di masa selanjutnya. Sejalan dengan tujuan perusahaan Nourishing Indonesia, Frisian Flag Indonesia tidak hanya menghadirkan rangkaian produk susu bernutrisi dalam berbagai format untuk semua anggota keluarga, tetapi juga membangun ekosistem berkelanjutan hulu-hilir bersama koperasi susu yang menaungi lebih dari 30 ribu peternak sapi perah lokal, didukung teknologi pengumpulan susu segar dan produksi modern, hingga inovasi produk yang relevan dengan kebutuhan konsumen di setiap tahap kehidupan,” ujar Intan.

Komitmen tersebut diperkuat melalui kesiapan fasilitas produksi Frisian Flag Indonesia di Cikarang yang mulai beroperasi pada 2024. Pabrik berteknologi modern berkelanjutan dengan luas 25,4 hektar atau setara dengan lebih dari 35 lapangan sepak bola ini memiliki kapasitas produksi hingga 700 juta kilogram produk susu per tahun untuk memenuhi kebutuhan ratusan juta konsumen di Indonesia. Didukung oleh pasokan susu segar dari puluhan ribu peternak lokal yang tersebar di pulau Jawa, fasilitas ini menjadi bagian penting dalam menghadirkan rangkaian produk susu berkualitas, bernutrisi dan terjangkau bagi keluarga di dari Sabang sampai Merauke.

Guru Besar Bidang Ilmu dan Teknologi Susu IPB, Prof. Dr. Epi Taufik, S.Pt., M.V.P.H., M.Si., menjelaskan manfaat susu yang dihadirkan dalam sebuah produk berkualitas merupakan hasil dari proses panjang yang dimulai dari pengelolaan peternakan hingga pengolahan modern di pabrik.

“Di balik setiap produk susu yang dikonsumsi masyarakat, terdapat proses panjang yang dimulai dari pengelolaan peternakan hingga pengolahan modern yang memastikan susu tetap aman, higienis, dan bernutrisi. Teknologi seperti UHT membantu menjaga kualitas makro dan mikro nutrien dalam susu, sekaligus membuat produk susu lebih aman dan mudah diakses masyarakat di berbagai daerah dan sesuai dengan kebutuhan nutrisi pada setiap tahap kehidupan,” jelas Prof. Epi.

Prof. Epi juga menekankan bahwa penguatan produksi susu segar nasional membutuhkan ekosistem yang terintegrasi melalui kolaborasi kuat antara industri, peternak, akademisi, dan pemerintah agar kualitas produk susu tetap terjaga dari peternakan hingga sampai ke tangan konsumen.

Perspektif dari sektor hulu juga disampaikan oleh Rumini, peternak sapi perah lokal perempuan dari Young Progressive Farmers Academy (YPFA) yang diselenggarakan oleh Frisian Flag Indonesia. Rumini mengatakan bahwa kualitas susu yang baik lahir dari konsistensi peternak dalam menjaga standar peternakan (Good Dairy Farming Practices) sekaligus terus menggali ilmu dalam meningkatkan produktivitas susu segar lokal.

“Saya bangga menjadi peternak perempuan yang bisa berkontribusi dalam perjalanan menghadirkan nutrisi bagi generasi dan keluarga Indonesia. Kami para peternak terus belajar meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi susu segar melalui praktik peternakan yang lebih modern dan berkelanjutan. Didampingi Frisian Flag Indonesia, kami terus membangun diri menjadi peternak sapi perah yang lebih baik, mampu mengelola peternakan secara berkelanjutan, agar dapat turut berkontribusi bagi kemajuan industri susu segar nasional dan masa depan generasi Indonesia yang lebih sehat,” ungkap Rumini.

Melalui momentum World Milk Day dan kampanye FFI terbaru “Temani Langkahmu, Kini dan Nanti”, FFI berharap semakin banyak keluarga Indonesia memahami pentingnya nutrisi susu dan manfaatnya untuk setiap tahap kehidupan dan mulai membangun kebiasaan hidup sehat melalui langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten setiap hari.

FFI akan terus memperkuat komitmennya melalui inovasi produk susu bernutrisi, edukasi mengenai pentingnya gizi seimbang, serta kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menghadirkan produk susu berkualitas dan mendukung generasi Indonesia yang lebih sehat, aktif, serta siap melangkah maju kini dan nanti.